RUFAIDAH HOME CARE

Beranda » Tentang PSIK UIN Jakarta » TANTANGAN SARJANA (S1) KEPERAWATAN

TANTANGAN SARJANA (S1) KEPERAWATAN

Pembangunan bangsa adalah membangun manusianya, membangun manusia bukan hanya membangun raganya tapi juga jiwanya. Salah satu aspek yang ikut dibangun dalam pembangunan bangsa adalah pembangunan kesehatan, dan salah satu sub sistemnya adalah adalah keperawatan.

Kalau keperawatan dipandang sebagai suatu subsistem dari pembangunan kesehatan maka keperawatan harus ditempatkan pada suatu posisi yang sama dan sejajar dengan bidang lainnya, karena sedikit banyaknya pasti akan memberikan kontribusi terhadap pembangunan bangsa ini, dan ini tidak perlu disangkal lagi. Ada beberapa hal yang dapat kita lihat tentang bagaimana peran perawat dan keperawatan seperti halnya dalam pelayanan kesehatan dirumah sakit, puskesmas, klinik-klinik swasta dan lain sebagainya yang sebenarnya menunjukkan peran perawat terhadap pembangunan bangsa, dan membuktikan bahwa kerja tim kesehatan itu ada dan saling ketergantungan satu sama lainnya.

Tenaga keperawatan yang merupakan jumlah tenaga kesehatan terbesar seyogyanya dapat memberikan kontribusi essensial dalam keberhasilan pembangunan kesehatan. Untuk itu tenaga keperawatan dituntut untuk dapat meningkatkan kemampuan profesionalnya agar mampu berperan aktif dalam pembangunan kesehatan khususnya dalam pelayanan keperawatan profesional.

Pengembangan pelayanan keperawatan profesional tidak dapat dipisahkan dengan pendidikan profesional keperawatan. Pendidikan keperawatan bukan lagi merupakan pendidikan vokasional/ kejuruan akan tetapi bertujuan untuk menghasilkan tenaga keperawatan yang menguasai ilmu keperawatan yang siap dan mempu melaksanakan pelayanan / asuhan keperawatan profesional kepada masyarakan. Jenjang pendidikan keperawatan bahkan telah mencapai tingkat Doktoral.

Dekade ini begitu banyak perguruan tinggi keperawatan yang berdiri dengan mekanisme yang ada. Perguruan tinggi ini tentunya memiliki andil dalam pembangunan bangsa utamanya dunia keperawatan untuk mencetak sumber daya keperawatan yang profesional, dan itu patut kita acungi jempol atas segala upayanya.
Dengan semakin banyaknya lembaga atau intitusi penyelenggara keperawatan maka akan semakin banyak pula tenaga perawat yang akan dihasilkan setiap tahunnya. Tentu hal ini lambat laun akan menjadi masalah juga yang terkait dengan tersedianya lapangan pekerjaan bagi perawat itu sendiri. Kita akui bahwa kebutuhan akan pelayanan perawat profesional semakin meningkat tapi hal ini tidak dibarengi dengan peningkatan jumlah intitusi atau rumah sakit yang ada. Tentu hal ini menjadi masalah juga untuk pemerintah dalam memberikan pekerjaan bagi perawat yang baru lulus.

Hal ini akan lebih dihadapi oleh mahasiswa sarjana (S1) keperawatan karena akan sulit mendapat pekerjaan terutama di rumah saki atau intitusi lainnya. Ada banyak hal yang menjadi alasan mereka, pertama besaran gaji yang akan diberikan kepeda sarjana keperawatankarena di RS kebanyakan perawat D3. Kedua, perawat S1 kurang memiliki keterampilan karena ketika kuliah kebanyakan teori hal ini berbeda dengan perawat yang lulusan D3 yang lebih banyak prakteknya. Yang ketiga mungkin berkaitan dengan penempatan posisi kerja, dimana kita ketahui hampir disemua rumah sakit di indonesia kebanyakan perawat D3 dan telah memiliki masa kerja yamg cukup lama. Apabila rumah sakit menerima perawat dan dari S1 keperawatan mereka akan bingung menentukan apakah akan menjadi bawahan perawat D3 atau perawat S1 yang diatas mereka, jika S1 memimpin tentu akan ada kecemburuan karena perawat D3 rata-rata telah bekerja lama dam banyak pengalamannya. Sedangkan jika perawat S1 menjadi bawahannya tentu tidak sesuai dengan kompetensi yang telah mereka pelajari di bangku kuliah.

Perkembangan dunia keperawatan akhir-akhir ini bergerak dengan cepat, itu terlihat dari makin banyaknya intitusi yang menyelengarakan pendidikan keperawatan baik oleh pemerintah maupun swasta. Selain itu tingkat pendidikan pun telah sampai ke jenjang doktoral namun, hal ini tidak dibarengi dengan peningkatan lapangan pekerjaan dibidang kesehatan terutama untuk perawat sendiri. Selain itu adanya kesempatan bekerja untuk perawat yang baru lulus terutama para sarjana keperawatan harus segera ditingkatkan dan dirubah pola pandangannya terutama para pemilik intitusi tempat mereka akan bekerja. Kedepannya peran pemerintah terutama Departemen kesehatan harus lebih giat memberikan kesempatan bekerja untuk para perawat yang baru

posting by: Zhiyya urrahman.S,kp. Ns.

Iklan

101 Komentar

  1. ayya berkata:

    mw tanya..
    saya kemungkinan tidak bisa melanjutkan ners..mohon info peluang pekerjaan apa saja yang bisa saya dapatkan ya?
    saya search, hampir semua kebutuhan untuk s1+ ners..
    makasi..ditunggu sekali infonya..:)

    • srigalajantan berkata:

      salam knal, emng aya udah smster brapa? memang klo untuk s1 keperawatan jika ingin kerja di RS harus ambil ners dlu baru bisa di terima, karena selama 4 thn kita kan hanya teori saja, namun jika ga mau lanjutin profesi peluang kerja yang paling memungkinkan sh jadi dosen di akper atau stikes gto.. atau lanjutin kuliah lagi ambil s2 gto. saya juga blum lulus dan kerja, masih semeter akhir skrang, mngkin infonya gak banyak.

      • ritti berkata:

        maaf pak. mau nambah tanya, kan di kampus saya kuliah tu setiap semesternya sudah praktek klinik, bisa tidak ya kerja dirumah sakit tanpa profesi??

      • Zhiyya Urrahman, S.kep berkata:

        pada dasarnya rumah sakit ataupun Klinik menuntut adanya SIP mba, Jdi alngkah lbh baik kita profesi dlu. jujur ya klo kita S1 ga ambil profesi itu akn menyulitkan kita nantinya, krn dsna lah keperawatan yg sesungguhnya. banyak dr tmn2 kita yg beranggapan s1 g lbh baik dr D3, ya krn itu kita yg s1 tidak bisa menunjukan kecakapan skill praktek. praktek klinik ga akan ckup untuk itu mba. sya dr smster 3 udah kklinik tiap lbur smster. tp kktika profesi sya merasa masih sdkit skli ilmu yg ddapat. nanti mba akn tau bedanya. trims

      • ada kok temen saya yang cuma s1 doank tanpa ners, dan kerja di RS, tapi ya itu tadi kompetensinya tetap dipertanyakan, tapi masih mungkin kalau kerjanya tidak di bagian fungsional, staf admin rs misal.

    • Luthfi Syahrial berkata:

      tanggung kali ners na

  2. Ika berkata:

    Sy lulusan s1 yg blm ners jg, sy br lu2s maret 2010, sy coba masukin lamaran ke beberapa RS tp sampai skrg blm ada panggilan, pernah 1x sy ikut tes tulis dan praktek,tp tantangannya di tes praktek,akhirnya sy tdk diterima,sabar..sabar..

    • srigalajantan berkata:

      ya mbak, klo kita lu2san s1 harus ners dulu baru bisa kerja di RS, klo g mgkin peluangnya jadi dosen ja yng g butuh gelar ners.

  3. nana berkata:

    sy bru akan kuliah di s1 kperwtan..
    sbnernya pmblajaran apa yg kita dpet saat bngku kuliah nnti…???
    trus gmn kita bsa dpetin gelar ners itu..???

    • ZhiyyaUrrahman berkata:

      selamat ya, keterima dimana??
      bnyak sih mulai dri umum kya mipa klo smster awal nanti baru mulai anatomi, fisiologi dll lah..
      bru setelah tu pelajrn keperawatn yang intinya menckup biopsikososiospritual.
      klo ners gelar profesi setelah s.kep.
      selamat berjuang ya

  4. shetea berkata:

    saya mau tanya kalau untuk jurusan S1 yng sdh Ners lw mw ngelanjtin S2 jurusan yang peluang kerjanya besar bagian ap ea????
    OKA/Haemodialisa tw pa????
    seandainya dari S1 lw mw ngmbil jurusan D4 Kebidanan bisa pa gax?????

    • ZhiyyaUrrahman berkata:

      kalo mw lanjut di jurusan keperawatan juga ya ngambil spesialis, yg sudah ada KMB,KOMUNITAS, ANAK, JIWA,MATERNITAS. Klo D4 kebidanan saya gak tau mgkin kyana gak bisa deh, atau ke kesmas (MKM, M.kes) tau ke M.Biomed aja

  5. tabah berkata:

    memng benar pusing juga kadang sma s1 keperawatan…cari kerja d RS susahnya setengah mati katanya harus Ners dulu… apa bedanya sudah di katakan ahli tp susah mencari kerjaan… knp harus tetep buka s1 keperawatan…

    • ZhiyyaUrrahman berkata:

      itu lah dilemanya, kita tuh mencoba untuk sama dg dokter yang setelah s.ked ambil profesi untuk daper dr. nya. mgkin kalo s.kep bisa cari peluang jadi dosen. lanjut S2 ja mas..

  6. arya berkata:

    boleh sekedar masukan aja mungkin kalau di jawa belum banyak tapi coba di luar jawa mungkin masih ada kesempatan bagi yang belum sempat melanjutkan profesi (Ners)

  7. molic berkata:

    saya bingung + dilema untuk melanjutkan Ners..kalo lanjut S2 apa boleh tanpa gelar Ners?? saya pengennya nyari M.kes’a tp yaitu denger2 ga bole tanpa Ners nyari S2..krna yg saya tahu Ners berperan penting di pelayanan,tp kalo ga berminat ke pelayanan,gmn dong…-____-

  8. Rani berkata:

    saya sekarang mau wisuda S1 kep,,tapi ortu mau ambil ners,,kalo saya pribadi,,gak kuat ambil ners,,lebih menggantungkan fisik yg kuat,,apalagi taon ini kabar nya 1 taon 8 bulan,,klo mau ambil S2 manajemen keperawatan bisa gak min??mohon info nya min

    • Zhiyya Urrahman, S.kep berkata:

      klo mw ambil s2 kep hrus ners dlu, tp jika pindah jurusan ke kesmas masih bisa, ttp smngat profesi sangat besar manfaatnya. nanti jika sdah djalani baru terasa besar manfaatnya. jngan sampai s1 tnp profesi djadikan bahan ilokan dr anak d3. semangat teman sejawat

  9. bru lulus kmrin berkata:

    memang untk lnjt s2 yg keperawatan jga hrs ners dlu krn itu syaratnya. yp klo mw.ondah jrusan ke kesmas gpp bsa lgsng. tmn seangktan skrng s2 epid tnp profesi. untk mw kerja di rs tnp ners mmg jrng namun ada.biasanya kya klinik atau ddaerah. pnglaman tman yg ddaerah gto dia bsa krja d rsud dsna. sya jg profesi 3 smstr tp g krasa kok. beday yg drasain mungkin ilmu dan pnglaman lbh bnyk ddapat krn tiap stase waktunya ckup g dburu2 dan ada tmbhan peminatan. 1stase g pindah.

  10. iif berkata:

    sy mw tny…kalo tamatan S1 bisa gak kerja di dinas kes…???

  11. Iman Muhammad berkata:

    Lebih baik Kalian Ambil AKPER Saja, buktinya CPNS KEMENKES 2012 Semuanya yang diterima Lulusan Akper, bukan S1 Keperawatan.

    • Zhiyya Urrahman, S.kep berkata:

      gak jga, tmn sya ners lolos tes cpns sedangkan yg d3 ada jg yg tidak pdahal dr akper yg sangat terpandang. mgkin ada bbrp bahan yg mgkin kurang seperti akreditasi kmpus yg masih dbawah B ataupn lain sbgainya.
      tetap semangat TEMAN SEJAWAT

  12. ainur berkata:

    saya mau tanya apa benar lowongan pekerjaan bagi lulusan S1 perawat itu hanya sebagai dosen nantinya?saya prnah dengar kalo perawqat juga bisa buka praktek mandiri?

    • aman berkata:

      ya bisa S1 keperawatan Praktek mandiri seperti home care atau wound care.. d bandung udah ada nie Balai Asuhan keperawatan mandiri sudah punya izin dari dinkes,, namanya green care clinic bandung Jl. Cipamokolan no.22 Bdg.. selamat bergabung!!

  13. similikiti berkata:

    menurut saya lulusan s1 harus menempuh ners juga. karena, syarat s2 ya harus s1+ners, kerja di RS ya sama. emmm, kalo s1 aja mungkin pekerjaan yang cocok jadi pegawai bank aja ya?

  14. nuril muttaqin berkata:

    duh ngeri2 bnagtd euy balasn2 nya,,saya bru lulus thn 2012 ini S1 keperawatan gmn nie ya mna blm ngmbil ners lagi

    081910893842

  15. jeny berkata:

    wach kebayang gmn susah nya cari kerja low sekedar lulus s1 kep

  16. Oliev berkata:

    Kalau kita udah lulus S1 keperwtan,emg setlah lulus bsa lsg jdi dosen?
    Truz bid.study yg kita ajarkan apa?
    Kan kita bkn gru mta pelajaran.
    Terimakasih

    • Zhiyya Urrahman, S.kep berkata:

      paling bisa ke SMK kesehatan mba, krn akper dan apa lagi yg lbh tinggi minimal NERS. akan malu kita sbgi dosen ktka menjlaskan tidak bisa memberikan contoh lpngan jika kita blm pernah merasakannnya. krn prktek dan kuliah itu kadang tdak seperti kita dapatkan dkuliah. mkasih

  17. yanie berkata:

    bner gak klo kperawatan tinggix min,155?????

  18. robin berkata:

    mw nanya nih mas.
    aku kn ambil S1 keperawatan bru smester 1 di univ.tribhuwana tungga dewi malang.
    tpi yg sya bkin gk smangat,itu saya dgr dri crita tmen yg D3 dan baca2 buku,tu D3 keprwtn lbih baik dri S1 kprwtn.
    apa emng btul ya

    • Zhiyya Urrahman, S.kep berkata:

      untuk siapa yang paling baik kembali ke kemampuan individu masing2 mas, namn jika berbicara dari segi keilmuan, S1 tentu lbh baik dari D3. skrng bagaimana kita yg S1 meunjukkan kepada mereka kita memang khalayak menyandang gelar itu. trims

  19. deriz berkata:

    Masihh bingunggg saya setelah tamat S1 keperawatan saya mo nglanjut pelatihan2 apa ngambil ners,????,

    • Evie berkata:

      Saya evie
      Mau tanya s1.kep apakah bs kerja di puskesmas.
      Tidak terima di pustu dgn saran tdk punya surat izin menyuntik.
      Baru dengar jg ni.
      Dimana bs memperoleh izin itu.

      • Muhammad tian berkata:

        bisa donk buktinya saja saya lulusan s1 keperawatan bisa bekerja di puskesmas dan melakukan hetting, sirkumsisi dengan baik dan saya dipercaya sama perawat senoir yang lainnya walaupun saya lulusan S1 perawat.
        asalkan kta berani mencoba walaupun baru s.kep, buktikan bahwa kita BISA melakukan tindakan dibandingkan lulusan d3 !!!!!!!!
        jadi jangan menghina S1.
        saya juga nantinya akan mengambil ners dan bisa bekerja di rumah sakit dan cepat di angkat menjadi kepala ruangan, tapi kalau d3 hanya sebatas merawat pasien saja !!!!!!!!!!!

  20. rokhim berkata:

    assallamualaikum…
    mau nanya admin apakah benar wacana 2015 nanti perawat DIII akan hilang dan diharuskan S1,,trus apakah lulusan DIII masih bisa bekerja di RS atau pusat pelayanan kesehatan…???

    • Zhiyya Urrahman, S.kep berkata:

      wslam, ada wacana namun praktek g semudah wacana kok. tenang aja perawat banyak sekali lowongannya. admin sdh pernah merasakannya. dan yg pasti klo sdh ddunia kerja yg dituntut skill yg cakap diringi ilmu yg mendkung itu, trims

  21. ayukmitha berkata:

    assalamu’alaikum..
    saya msih br jd mhssw kprawatan..
    klo di lihat2 susah juga yaa jd perawat tuu.., emg prospek kerja kedepan tu menjamin gak sih buat perawat2 ne ???
    truss UU keperawatan tuu kapan bisa di sahkan..?? gk kelihatan perkembangannyaa..

  22. Azkya Aryun berkata:

    prospek kerja di keperawatan sangat amat terjamin ,apalagi kalau bs berfikir klinis dan attitude yg oke. ditambah dgn ability yg kuat, inilah kelebihan para lulusan S.Kep+Ners. kalau tdk mau mengambil ners dgn alasan tidak menginginkan bidang pelayanan, masih banyak lahan yg lain, namun akan lebih baik didukung dengan s2 yg berhubungan. misalkan megambil gizi, atau kesling, epidemiologi dll.. dapat kerja di dinkes atau puskesmas bagian kesling atau widiatama (menjadi penagajar ttg MPKP dsb). kalaupun tidak, teman saya menjadi perawat pelaksana dan pegawai tetap di RSUD Lembang hanya dengan S.Kep. dosen saya ada yg tdk menagmbil ners dan mengambil M.Biomed lalu membuka klinik maternitas dirumahnya. yg tdk ners dan menjadi spesialis luka (wound care) juga ada. namun yg mengambil ners dan dapat menjadi perawat panutan, bahkan hingga menjadi ka.ruangan dan clinical instructor jg ada, (kalau di RSHS sendiri setau saya 2 tempat ini hanya boleh diisi oleh S.Kep ners). mengambil s.lep neres ditambah dgn magister manajemen atau rumah sakit dapat menjadi bagian perkantoran dr rumah sakit, ditambah lagi jika dapat berbahasa asing, dosen yg ikut menjadi perawat haji, perawat ke jepang, ke dubai dan lain tempat sudah sangat membuat saya bangga akan profesi keperawatan. jika menurut pandangan saya sendiri, ners memang melengkapi dan menamatkan ilmu yg sudah kita pelajari selama menjadi sarjana. jadi jangan takut teman sejawat, saat semua dari hati insyaallah rejeki aka mengahmpiri, isi diri kita banyak2 dengan ilmu dan bekali dengan attitude yg baik.

  23. Riga berkata:

    assalamu’alaikum..
    mw tanya, apakah lusan S1 keperawatam dengan lulusan IPK 2,9 sudah termasuk tinggi sebagai syarat untuk mendapatkan pekerjaan?

    • S.kep+Ners berkata:

      Nilai IPK gak menjaminjuga susah dapa kerjaan, memamg bagusnya diatas 3, tp minimal sih setau ane 2,75. pda dsarnya sih tergantung skill kita dilapangan jga, IPK boleh tinggi tp kerja payah ya ga akan kepake jga. pnglaman sya sih s.kep+ners bnyak dicari RS kok. perawat jrang yg g dpt krja,.

  24. budie29 berkata:

    Ass… Min mau nanya !! Saya lulusan Akper (AMD Kep) sekarang sedang nyambung ngambil kuliah S1 Keperawatan. nah, yg saya mau tanya’in saya tidak berencana buat ngambil Ners, apakah bisa kerja di RS ???

  25. padahal untuk ngambil profesi itu biaya nya ga sedikit ya…tadinya saya berharap bisa kerja tanpa ners……

  26. Siya berkata:

    mau nanya
    kalau lulusan S1 keperawatan tanpa ners apa bisa melanjutkan S2 tp jurusan yg lain yg masih berhubungan dng kesehatan???

  27. Anggie berkata:

    Assalamu’alaikum..
    Kak, aku mau nanya, bentar lg aku kan slesai Skep. tanpa ambil Ners, tp alhamdulillah stelah wisuda, aku sudah mulai bkerja di dinkes provinsi banten, dan insyaAllah aku akan berencana ambil S2 thn dpn, kira2 jurusan apa ya yg sesuai dgn kerja di dinkes itu? kan jurusan yg diambil bkn kep. otomatis jurusan kesmas? tlg beri saran ya kak..trima ksh..wslm.

  28. ADMIN berkata:

    wslam.. alhmdlah klo sudah lgsng kerja, di dinkes lagi.. klo bisa ajak2 admin jga dsna kan di banten jga, hhe.. bnyak bidang yg bisa diambil tergantung minat dan peluang dsana yg bagus ajja krn bisa masuk smuanya jga..

  29. care nurs berkata:

    perawat harus maju

  30. lora berkata:

    saya lulusan S1 Keperawatan tp tanpa ners dan sedang melanjut magister manajemen rumah sakit. Kira2 peluang kerja seperti apa yg bisa saya peroleh?

  31. B Blair Elfer berkata:

    menurut admin sendiri, 5 tahun kedepan prospek kerja yang lebih besar diterima kerja itu dari AKPER atau lulusan PTN/PTS ?? saya saat ini sdg dilema buat kuliah jurusan keperawatan.
    makasih min… 🙂

  32. iwan sianturi berkata:

    salam sejawat mau nanya neh gan saya lulusan S.kep, Ns saya mau melanjut ambil spesialis boleh ga gan besar harapan saya mau buka praktik Mandiri

  33. ana berkata:

    mau tanya aku udh SMA kelas 3. aku berencana untuk lanjut S1 keperawatan. aku mau tanya memang kalau mau lanjut ners harus membayar biaya brp ya? kok dari comment diatas ada yang bilang mahal. thanks

    • ADMIN berkata:

      Lanjut ners, ya dibilang murah jga gak, relatif lah mba. klo bisa sih di PTN kuliah nya

      • Mw nanya ne, saya lulusan s1 keperawatan, tp saya gk minat kerja dirumah skit, uda gajinya kecil, capek,hehe, oh ya saya ingin kerja nya dibagian managemen r.s atau adminitrasi ya, untuk s2 y boleh gk langsung dari s1 ke s2 managemen r.s.. Pokoknya jangan megang pasien hehe

  34. Muhammad tian berkata:

    saya lulusan s1 keperawatan bisa bekerja di puskesmas dan melakukan hetting, sirkumsisi dengan baik dan saya dipercaya sama perawat senior yang lainnya walaupun saya lulusan S1 perawat.
    asalkan kta berani mencoba walaupun baru s.kep, buktikan bahwa kita BISA melakukan tindakan dibandingkan lulusan d3 !!!!!!!!
    jadi jangan menghina S1.
    saya juga nantinya akan mengambil ners dan bisa bekerja di rumah sakit dan cepat di angkat menjadi kepala ruangan, tapi kalau d3 hanya sebatas merawat pasien saja !!!!!!!!!!!
    mana ada di rumah sakit yang jadi kepala ruangan nya d3 pasti yang di dahulukan S1 semua..
    lagian juga mun diangkat pns s1 golongan 3A, tapi kalu D3 hanya 3C berarti butuh waktu 8 tahun lagi untuk naik pangkat sama dengan S1..
    maaf mas sebelumnya ini hanya sekefdr saran dari saya.
    salam teman sejawat seluruh tanah air..

  35. Muhammad tian berkata:

    ehh maaf maksudnya kalu S1 dia angkat jadi pns golongan 3A tapi kalu D3 hanya 2C.. jadi butuh waktu 8 tahun lagi untuk naik pangkat sama dengan S1..

  36. sabrianto berkata:

    saya mau tanya sbntar lg saya mau kuliah rencananya mau s1 keperawatan , kalau s1 keperawatan+ners kira2 di jamin gak ya sdah bisa bekerja trmksi

  37. rendy berkata:

    min, saya mw tanya,,saya lulusan S1 keperawatan,,,saya berniat tidak ambil Ners, karena saya mw ambil pelatihan K3 (Kesmas), yg nantinya kerja di proyek tapi tetep bagian kesehatan,,, nah, saya denger2 kalau lulusan S1 keperawatan tidak ambil profesi ners, maka gelar S1 nya akan dicabut lg… bener g min???

  38. assalamu’alakum. terimakasih banyak dari percakapan diatas semakin banyak infrmasi yang saya perleh tentang peluang pekerjaan untuk lulusan S. Kep, Ns. saya juga sedang ambl prfesi Ns tp saya sprtinya ingin mencba peluang lain dengan mendaftar di dinkes atau yang lainnya karena saya merasa belum begitu mampu untuk merawat pasien. bgmn ya min kira2 syarat supaya bisa bergabung bekerja di dinkes?

  39. suarman putra gea berkata:

    ada pertanyaanku ne,,, saya tahun ini mau mendaftar keperawatan program s.Kep,
    apa ada kesulitan menjalani ners,,
    apa dengan dilanjt ke ners maka di wisuda lagi apa tidak

  40. halil berkata:

    min sya kam bntar lg kelar s.kep ni
    nah sya mau lanjut s2 kira” apa aja ya yg bisa d ambil tanpa ners ?
    sya lbih interest k manajemen gtu

  41. Munandar, S.Kep berkata:

    Saya lulusan S1 keperawatan, bisa tidak saya lanjutin S2 (M.kes)Tanpa ikut Ners terlebih dahulu

  42. nova berkata:

    maaf banget saya mau tanyak ini iaa, …
    kalau seandainya ipk kita pas S1 kep 2.70, trus nanti ipknya pas ners jd 3, apa dapet kerja di Rs? sebenernya nanti pas ngelamar kerja kita pakek ipk yg mana iyaa? yg ners atau s1? yg mana bakalan diliat? mohon blsanya iiaa? mksi, begitupun untuk nyari cpns ipk yg mana akan diliat?

    • ADMIN berkata:

      Sebenarnya kembali ke kemampuan individu kita masing2 kalo menurut saya, kalo PTN sih masih standar lah. CPNS biasanya ada mensyaratkan IPK tapi kadang tidak, biasa lbh bnyak ke Akreditasi kampus yng harus min B.

  43. WW-tikus berkata:

    Saya kira lulusan keperawatan akan bagus prospeknya tidak hanya di dalam negeri, tetapi di luar negeri juga. Ini ada artikel tentang prospek keperawatan :
    Prospek dan Masa Depan Lulusan Keperawatan

  44. Giayanto berkata:

    jgnlah berdebat ap itu D3 ap S.1 saling mendalami bidang masing2…sm2 baiknya lo ya….lm jd perang dingin antara D3 am S1.nantinya…

  45. Yurisha berkata:

    Kak saya mau tanya, di taun 15 ini emang benr ya perawat itu kalau mau kerja di rs harus s1?
    Saya pengen bekerja di rs sebagai perawat pasien jd saya harus ambil s1/d3 ? Apa bedanya? Gajinya bagaimana?

  46. Amelia berkata:

    Saya mahasiswa s1 ilmu keperawatan untuk peluang kerja s1 selain di RS dimana ya? Thanks ☺️

  47. yukmi berkata:

    selamat siang…
    saya dr stikes ni,mw nanya lo biaya untuk ners itu brapa ya skrang??
    dan lama nya brapa lama??

    tq

  48. hikmah berkata:

    saya mahasiswa S1 Kep. bisa nggak dari S.Kep langsung ngambil spesialis kep. tanpa melalui jalur ners terlebih dahulu..

  49. andre berkata:

    mas mau nanya sdh lulus s1 tanpa ners trus mau lanjut s2 tanpa ner tu dmna ya, kampus mana yang terima s2 tanpa ners, terimaksih

  50. rayi dwi julyyan berkata:

    Saya s1 keperawatan lulus 2014 kemarin saya langsung lanjut s2 magister manajemen so gak ada pengaruh Linear atau tidak ya dan masalah pekerjaan insyaallah kalo berusaha tawakal dan doa. Rejeki datang sendiri. Usia saya masih 23 tahun. Insyaallah doakan tahun depan saya sudah mendapatkan gelar magister manajemen sumber daya manusia. Jangan bimbang mau d3 s1 s2 s3 semua bagus kerjakan dengan iklas jalanin saja. Semangat dan semoga sukses untuk teman ” perawat

  51. mbak, bisakah saya s1 keperawatan kerja di depkes ? trima kasih

  52. Klu menurut saya..S.Kep atau D3 tnggal cr pandangnya pimpinan aj,Sy dl dr SPK trus lanjutin S.Kep skarang jd Karu d RS Tipe B .tinggal kemampuan kita,semangat,terutama loyalitas kita am Pimpinan.bukan berarti cr muka……semangat S.Kep……..pantang mundur.

  53. halifah berkata:

    setelah lulus s1 keperwatan selain melanjutkan ke ners atau s2, ke jenjang apa untuk mendapatkan peluang kerja yang cepat ?

    • andri berkata:

      salam kenal kawan2 … saya mau nanya misalkan lulusan s.kep tanpa ners .. apa bisa mengambil program s2 ke jurusan lain seperti s2 jurusan hukum, ilmu pemerintaham dll .. karena saya tidak tertarik dengan keperawatam dulu masuk karena dipaksa ortu.. tks

  54. papua berkata:

    slam kenal tmn2. saya mw tanya.. sekrg sya kerja dirumh sakit dan sya lulusan s.kep ners yang rencananYa mw ambil s2 manajemen administrasi Rumah sakit. linier ap gak ya s1 ke S2nya? mohon bntuannya.

  55. Alisha berkata:

    Saya mau nanya lulusan D4 keperawatan apa bisa mengikuti ners ?

  56. Fayarani Yuliandini berkata:

    Salam kenal, semuanyaa. Permisi, mau tanya, saya maba s1 ilmu keperawatan yang masih awam untuk sistem perkuliahan keperawatan nanti. misal kita mau langsung lanjut ke s2 minat anak, apa kita perlu dapat gelar ners dan sudah punya pengalaman bekerja sebelum nanti lanjut ke pascasarjan. mohon bantuannya, terimakasihhh ((:

  57. nunu berkata:

    salam kenal…permisi, mau minta saran kak, saya udah selesai ners rencana mau lanjut s2 tapi bingung mau ambil s2 kesmas atau s2 keperawatan….
    skrang ini tertarik dengan kesmas (khususnya k3) tapi masih ragu karena ners tidak linear dengan s2 kesmas…. mohon sarannya ^_^

  58. rayidwijulyyan berkata:

    Assalamualaikum bagi yang mau informasi s1 keperawan ingin mendapat kan solusi terbaik bisa hubungi 08128050050 atau pin BlackBerry 2BB609FD atas nama rayi

  59. rayidwijulyyan berkata:

    Assalamualaikum bagi yang mau informasi s1 keperawan ingin mendapat kan solusi terbaik bisa hubungi 08128050050 atau pin BlackBerry 2BB609FD atas nama rayi dwi julyyan S.kep M.M

  60. rayidwijulyyan berkata:

    Assalamualaikum bagi yang mau informasi s1 keperawan ingin mendapat kan solusi terbaik bisa hubungi 08128050050 atau pin BlackBerry 2BB609FD atas nama rayi dwi julyyan S.kep M.M. Pekerjaan HSE dan wirausaha

  61. rayidwijulyyan berkata:

    Hallo perawat Assalamualaikum bagi yang mau informasi s1 keperawan ingin mendapat kan solusi terbaik bisa hubungi 08128050050 atau pin BlackBerry 2BB609FD atas nama rayi dwi julyyan S.kep M.M. Pekerjaan HSE dan wirausaha

    • Astuti berkata:

      Asslm. Sy pns dgn s.kep db rncana lnjut ambil m.kes. apakah nanti tdk dipersulit utk penyesuaian golongan naik pangkat? Mksh…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: